English Indonesian

  • IBI Kesatuan Menempati Peringkat Ke-6 dalam Lomba Business Plan – Indonesia Agribusiness Fair 2020

    • September 23, 2020
    • Posted By : Admin ibik
    • Comments Off on IBI Kesatuan Menempati Peringkat Ke-6 dalam Lomba Business Plan – Indonesia Agribusiness Fair 2020

    IBI Kesatuan Bogor mengikuti lomba Business Plan yang diadakan oleh Institut Pertanian Bogor. Lomba Business Plan yang diikuti merupakan rangkaian acara Indonesia Agribusiness Fair 2020, yang dimana untuk lomba kategori Business Plan ini di awali dengan training pada tanggal 5 September 2020 sampai dengan 12 September 2020 dengan tema “Penyusunan Business Plan: Pendekatan Bussiness Model Canvas (Based and Practice)” yang diikuti oleh mahasiswa IBI Kesatuan jurusan Biokewirausahaan S1. Mahasiswa tersebut adalah Lauditta Stephanie.

    Pendaftaran lomba Business Plan tersebut dilakukan tanggal 6 September 2020, Tanggal 13 September adalah batas pengumpulan proposal perlombaannya. Dari 135 kelompok dari universitas yang mendaftar, hanya 130 kelompok yang mengumpulkan proposal dan mengupload poster di instagram. Pada tanggal 15 September 2020, dari 130 kelompok peserta, dipilih 8 kelompok finalis dan IBI Kesatuan lolos ke dalam finalis tersebut. IBI Kesatuan juga harus bersaing dengan beberapa kampus favorit di Indonesia seperti Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponogoro, Universitas Mercu Buana, Universitas Jambi, dan Universitas Jendral Sudirman.

    Pada tanggal 19 September 2020 di babak final, 3 mahasiswa yang mewakili IBI Kesatuan, yaitu Lauditta Stephanie, Haniel Victor Jayaputra dan Septiar, diminta untuk mempresentasikan proposalnya di depan juri, panitia, dan peserta lainnya. Keesokan harinya pada tanggal 20 September 2020, IBI Kesatuan mendapat pengumuman bahwa IBI Kesatuan mendapat urutan di Peringkat ke-6 dari 130 peserta lomba tingkat nasional.

    Kesulitan yang dihadapi oleh Lauditta Stephanie, Haniel Victor Jayaputra, dan Septiar tidak terlalu sulit. Berhubung Haniel kuliah di kelas reguler, sedangkan Lauditta dan Septiar kuliah di kelas karyawan, mereka baru bisa berdiskusi mengenai proposal pada malam hari. Mereka juga dibimbing oleh Bapak Sandy Wibisono, S.Si., M.S.M yang merupakan dosen tetap jurusan Biokewirausahaan S1 IBI Kesatuan dan Ibu Danti Astrini, S.E., M.Si yang merupakan Sekretaris Program Studi Biokewirausahaan S1 IBI Kesatuan, kegiatan lomba ini juga didukung penuh oleh Bapak Angga Sulistiono, SE., MM. selaku Ketua Program Studi Biokewirausahaan S1 IBI Kesatuan.

    Salah satu peserta lomba, Lauditta Stephanie, menyampaikan bahwa meskipun Biokewirausahaan merupakan jurusan baru di IBI Kesatuan, Lauditta memiliki keuntungan besar untuk bisa lebih mengenal tentang bisnis, bagaimana membangun bisnis / memulai startup bisnis itu sendiri.

    Lauditta juga berharap para mahasiswa baru yang masuk ke jurusan Biokewirausahaan di IBI Kesatuan dapat belajar bagaimana cara memulai dan membangun bisnis, dan para mahasiswa yang ada di jurusan Biokewirausahaan itu sendiri dapat menggunakan pengetahuannya untuk membuka usaha serta lapangan pekerja.

    FL***